PSBB Transisi, Jumlah Penumpang Transjakarta Naik 22 Persen


NewsTerpercaya9999 - - PT Transjakarta mencatat ada peningkatan jumlah penumpang sebanyak 22 persen sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB transisi.

"Setelah pemberlakuan masa PSBB Transisi, rata-rata jumlah pelanggan Transjakarta naik sebesar 22 persen per hari dengan waktu operasional yang masih dibatasi," ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo saat dihubungi, Jumat 12 Juni 2020.

Nadia menyebutkan sejak PSBB transisi, PT Transjakarta menambah waktu operasional menjadi pukul 05.00 – 22.00 WIB untuk umum dan hingga pukul 24.00 WIB untuk petugas kesehatan. Pada PSBB sebelumnya jam operasional Transjakarta hanya melayani dari pukul 06.00 -18.00 WIB untuk umum dan 22.00 – 24.00 WIB untuk petugas kesehatan.

Selain itu lanjut Nadia, pada PSBB transisi juga ada penambahan koridor di tiga rute integrasi stasiun Kereta Commuter Indonesia (KCI). Sedangkan pada PSBB sebelumnya, Transjakarta mengurangi rute layanan hanya pada 13 koridor, Agen Poker.

Nadia menyebutkan selama PSBB, Transjakarta melayani rata-rata 127.306 pelanggan per hari di 13 koridor tersebut. Operasional harian Transjakarta tercatat menjangkau sepanjang 231 km melintasi 13 koridor untuk melayani lima wilayah DKI Jakarta.

Nadia mengatakan untuk mengurangi kerumunan penumpang terutama setelah PSBB transisi, Transjakarta sudah melakukan sejumlah simulasi. Hal itu berhasil mengurai kepadatan lebih cepat terutama pada jam sibuk yaitu dengan kecepatan dan ketepatan angkut hingga lebih dari tiga kali dari waktu normal.

"Data dan catatan yang kami miliki, waktu urai berhasil diturunkan dari 25-30 menit pada awal PSBB transisi dimulai, hingga kurang dari 5 (lima) menit mulai hari ke tiga atau penurunan kepadatan dan penumpukan pelanggan hingga 80 persen," ujarnya.

PSBB transisi mulai diberlakukan sejak 5 Juni lalu dengan melonggarkan sejumlah pembatasan. Perkantoran dan sejumlah kegiatan publik juga sudah mulai kembali diizinkan dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan Covid 19.

sumber: tempo.co

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.